Fine Brother; The Dawn of the Planet of the "React" Empire

Hello Sahabat IMHO, how are you? Hari ini gue bakal ngebahas gossip terbaru yang lagi in di dunia per-youtube-an. Gossip Indra Bekti? Off course no,lol, emang dia pikir siapa dia sehingga dia layak diperbincangkan di IMHO blog gue, hahaha. Okelah kali ini gua bakal ngebahas salah satu channel terkenal di Youtube yang sedang dalam masalah karena keputusannya yang kontroversional. Siapakah dia? Keputusan apa sih yang dia buat sehingga bisa jado kontroversional? Let’s check it out guys.


Kebun cerita cerita rakyat cerita daerah folklore kisah rakyat cerita rakyat tradisional kisah seram nyata cerita seram belajar bahasa inggris
 
FINE BROTHER ENTERTAINMENTS (FBS)

Oke, bagi kalian yang belum tau apa itu FBS. FBS adalah sebuah channel youtube yang dikelola oleh dua pria yang notabene adalah kakak-beradik yaitu Rafi dan Benny. Dalam sejarahnya, video yang mereka buat sukses menarik perhatian para pengguna situs berbagi video ini. Salah satu tema video yang “laku” tertonton adlah video dengan tema react.
Biar kalian ga bingung kayak apa videonya, gue kasih link-nya di bawah.

Udah liat gan videonya, nah sekarang gue jelasin. Jadi video tema react ini (seperti “Kids React To…) temanya ngumpulin beberapa anak kecil dan dan mereka diperlihatkan salah satu video popular di Youtube. Nah, stelah mereka selesai ngeliat videonya, mereka akan diberikan beberapa pertanyaan. Mungkin beberapa diantara kalian akan bertanya “Apa bagusnya video yang nampilin anak kecil yang komenin video”. 
 
Nah pointnya di situ bro, video dengan tema seperti ini (mungkin) belum ada sebelumnya, dan reaksi ama komentar yang diutarakan ama anak kecil itu yang jadi daya tariknya. Reaksi mereka yang kaget, takut, geli, jijik, dan lain-lain ketika melihat video inilah yang menarik. Terus, kata-kata jujur yang keluar ketika mereka ngasih komentar juga menjada daya Tarik sendiri. Dan dalam perjalanannya, video react ini berkembang, jadi yang ngasih react bukan Cuma anak kecil, ada juga anak remaja (Teens React to), orang dewasa (Adults React to), Aki-aki (Elders Reacts to), dan artis Youtube (Youtubers React to).

KONTROVERSI

Nah, ada apa sih dengan mereka?
Jadi ceritanya begini gan, Fine brother ingin me-lesensi-kan format video react  mereka. Dimana hal ini berdampak, ga semua orang bisa bikin video dengan format yang sama dengan mereka. Dan nantinya jika ada orang yang mau bikin video “react” maka orang tersebut harus terlebih dahulu membeli lisensi kepada Fine Brother, dan Fine Brother akan memberikan format graphic, music, dan format react setelah pembayaran dilakukan.

Bagaimana public menanggapi hal ini? Publik menggangap hal yang akan di lakukan Fine Brother dengan melesensikan vide “react” dan kata “react” itu sendiri sangat tidak masuk akal. Terlebih dengan niatan mereka melesensikan kata “react” tersebut. Coba bayangin, kalo ada orang yang ingin bikin video dengan judul “React to Kungfu Panda 3”, masa orang tersebut harus terlebih dahulu ijin kepada Fine Brother, hanya karena orang tersebut menggunakan kata “react” di dalam judul videonya. Well In My Humble Opinion , itu juga sangat menggelikan, dan terlihat kalo Fine Brother sedang amat sangat mengejar keuntungan dari ketenarannya. Boleh sih, tapi ga gitu-gitu juga kali bang.

Lantas apa yang terjadi setelah itu. Nah, hal ini berdampak kepada jumlah subscribers channel mereka di youtube. Di laporkan BBC bahwa hanya kurang dari 2 hari, mereka kehilangan kira –kira 170.000 subscribers. Rekor kehilangan subcribers terbanyak dalam waktu singkat yang pernah tercatat. 

Nah, menurut gan sendiri bagaimana langkah yang diambil ama Fine Brother ini gan? Apakah agan setuju dengan langkah mereka meng hak patenkan kata “react” atau agan punya pendapat lain

NEWS FLASH

Dikarena kan tanggapan negative dan penurunan jumlah follower yang sangat besar, Fine Brother memutuskan untuk membatalkan rencananya menghak-patenkan "react". Berikut pernyataan yang dibuat oleh FINE BROTHER di page Facebooknya



We’re here to apologize (sic).

We realize we built a system that could easily be used for wrong. We are fixing that. The reality that trademarks like these could be used to theoretically give companies (including ours) the power to police and control online video is a valid concern, and though we can assert our intentions are pure, there’s no way to prove them.

We have decided to do the following:

1. Rescind all of our “React” trademarks and applications.*

2. Discontinue the React World program.

3. Release all past Content ID claims.**

 


Comments

  1. Keren gan,Sukses dengan Bermain Game?...Itu mungkin bisa terjadi bila dibayar oleh publiser lokal dan Youtube

    ReplyDelete
  2. Semoga Selalu sukses ya gan . . . . .
    Nice (y)

    ReplyDelete
  3. Mantap. sukses bisa didapatkand dmna mna

    ReplyDelete
  4. sukses tuh bisa didapat dimana saja asalkan kita mau bekerja keras. thanks gan udah share

    ReplyDelete
  5. makasih infonya gan, kbtulan ane juga yutubers nih hehehe

    ReplyDelete

Post a comment

Popular posts from this blog

Contoh Soal Narrative Text 10 Soal dan Kunci Jawabannya (2)

Contoh Soal Narrative Text 10 Soal dan Kunci Jawabannya (1)

Contoh soal descriptive text 5 soal dan kunci jawabannya