Skip to main content

Oh noo!!!! Desa Ini Oleh Ratusan Boneka!!!

Hai teman-teman, selamat malam apa kabar mu hari ini, haha bahasanya sangat mendalam sekali menanyakan kabar pembaca blog. Oke, kali ini saya sang pemilik blog, akan sedikit berbagi pegetahuan horror yang mungkin teman sekalin belum tahu. Artikel yang saya buat kali ini akan menceritakan tentang sebuah desa di jepang yang dihuni oleh ratusan bahkan puluhan boneka.Hiiiiiii….boneka yang ada di desa ini pun ukuannya bukan seperti boneka boneka yang berukuran mini, tapi boneka ini ini berukuran besar layaknya manusia. Kebayang kan, bagaimana seramnya desa ini. Oke untuk lebih tahu kenapa bisa sampai banyak boneka di desa ini, mari langsung ke TKP.


Cerita rakyat

Desa nagaro adalah desa yang terletak di sebuah lembah yang letaknya agak tersembunyi di Jepang. Lembah ini dikenal sebagai lembah Shikoku. Karena letaknya yang terbilang terpencil ya, maka banyak nih penduduk dari desa ini yang memutuskan untuk merantau ke kota besar meninggalkan desa mereka untuk mendapatkan pekerjaan. Dan semakin lama, jumlah penduduk di desa ini pun berkurang, bukan hanya karena mereka yang merantau tidak pernah kembali lagi kesini, tetapi penduduk asli pun banyak yang meninggal tanpa memberikan generasi penerus alias sanagt minim sekali bayi yang lahir.
Melihat jumlah penduduk yang sangat minim ini, seorang wanita Jepang yang oleh penduduk disana dianggap muda (padahal umurnya 65, tetapi ia dianggap muda di sana, can you imagine that?) memutuskan untuk menghidupkan kenangan kembali akan keramai desa yang ia rasakan waktu ia kecil. Ia pun kemudian mulai membuat boneka-boneka yang ia letakan di setiap sudut desa. Oh iya saya lupa menyebutkan nama beliau. Namanya adalah Ayano Tsukimi. For Your Information, penduduk di desa Nagaro hanya berjumlah 35 saat ini. 
Cerita Rakyat

Tetapi sebenarnya ide pembuatan boneka ini muncul bukan karena disengaja. Awalnya, tante Ayano berniat buat orang-orangan sawah di kebun sayurannya karena bibit sayuran yang ia tanam gagal tumbuh, mungkin di makan burung atau babi hutan, iya babi, kamu. Haha. Nah, setelah membuat satu orang-orang sawah berbentuk boneka, tiba-tiba ide pun muncul di benak tante ini. Ia pun kemudian membuat banyak boneka dan meletakannya di desa.
Cerita Rakyat

Terdapat sekitar 350 boneka raksasa yang berhasil dibuat (wow!!!) oleh wanita ini. Tante Ayano ini membuat boneka di sebuah sekolah kosong di desa tersebut, yang konon katanya dulu ramai di huni oleh anak-anak kecil yang menuntut ilmu di tempat tersebut. Ia membuat puluhan boneka dengan paras anak kecil yang duduk di bangku di dalam kelas dengan ekspresi sedang belajar dan sedang mendengarkan guru yang sedang menjelaskan di depan kelas. And to be frank, I feel sad and also scared whe I see those pictures. Artinya silahkan liat di Google Transalte, hehe. Bisa dibayangkan, bagaiman seramnya ini sekolah di malam hari, di tengah keremangan cahaya temaram lamu sekolah, yang saya juga ragu ada lampunya apa nggak ini sekolah, kita bisa melihat puluhan sosok berbentuk manusia yang tidak bernyawa sedang duduk tenang tanpa ekspresi. Hiiiiiii. Bukan dunia lain cocok buat jadiin tempat ini untuk shooting.
Cerita Rakyat

Saat di wawancara sama ane gan, haha becanda, saat di wawancara sama media gan, Tante Ayano bilang, bahwa boneka yang ia buat ini telah mengembalikan memori yang ia rasakan dari orang yang telah meninggal. Ia dulu sering melihat banyak orang yang menunggu di “bus-stop” untuk menunggu bus yang akan ngebawa mereka ke kota terdekat. Ia juga sering melihat banyak orang yang duduk atau berdiri di bawah pohon, ataupun sepasang suami-istri yang dulu sering mampir kerumahnya buat minum the bareng. Ia ingin menghidupkan suasa itu lagi di desa Nagaro. What a sad story.
cerita rakyat

Jadi begitulah cerita dari desa Nagaro, Desa Boneka yang ada di Jepang, sungguh sebuah desa yang menyimpan keunikan dan juga kesedihan dibaliknya. 

Oke, that is all what I can tell to you this time. I ll be back on the new unique and interesting article. Take and see you late guys!!









Comments

  1. Wuihhhhhh,,,,,,,, enaknya malah ada boneka doraemon
    *lol

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Contoh Soal Narrative Text 10 Soal dan Kunci Jawabannya (2)

Selamat hari minggu sahabat Kebun cerita. Di kesempatan berbahagia ini, saya akan memberikan contoh soal narrative text yang dilengkapi dengan kunci jawaban. Contoh soal narrative text ini dapat sahabat EduofEnglish gunakan untuk melatih kemampuan reading ataupun sebagai bahan test untuk murid. Semoga contoh soal descriptive text ini bermanfaat. Silahkan meng-copy soal ini, tetapi jangan lupa sertakan sumbernya ya atau share blog ini. Terimakasih.

Text 1 Long, long ago, when the gods and goddesses used to mingle in the affairs of mortals, there was a small kingdom on the slope of Mount Wayang in West Java. The King, named Sang Prabu, was a wise man. He had an only daughter, called Princess Teja Nirmala, who was famous for her beauty but she was not married. One day Sang Prabu made up his mind to settle the matter by a show of strength. After that, Prince of Blambangan, named Raden Begawan had won the competition. Unfortunately, the wicked fairy, Princess Segara fell in love wi…

Soal Descriptive Text 10 Soal dan Kunci Jawabannya (4)

Selamat Hari Minggu sahabat Kebun Cerita. Di kesempatan berbahagia ini, saya akan memberikan contoh soal descriptive text yang dilengkapi dengan kunci jawaban. Contoh soal descriptive text ini dapat sahabat Kebun Cerita gunakan untuk melatih kemampuan reading ataupun sebagai bahan test untuk murid. Semoga contoh soal descriptive text ini bermanfaat.

The Hobbit is a film series consisting of three epic fantasyadventure films directed by Peter Jackson. They are based on the 1937 novel The Hobbit by J. R. R. Tolkien, with large portions of the trilogy inspired by the appendices to The Return of the King, which expand on the story told in The Hobbit, as well as new material and characters written especially for the films. The films are subtitled An Unexpected Journey (2012), The Desolation of Smaug (2013), and The Battle of the Five Armies (2014). The screenplay was written by Fran Walsh, Philippa Boyens, Jackson, and Guillermo del Toro, who was originally chosen to direct before his depar…